Main Article Content
Abstract
Gagal tumbuh pada balita yang berisiko menyebabkan anak mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada isu pentingnya deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak melalui pemeriksaan fisik dasar, khususnya pengukuran tinggi badan dan berat badan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran orang tua dan guru mengenai pentingnya pemantauan status gizi serta memberikan edukasi tentang upaya pencegahan gangguan pertumbuhan pada anak. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dengan pemeriksaan langsung oleh tenaga kesehatan, penyuluhan interaktif, serta pencatatan hasil dalam kartu pemantauan tumbuh kembang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai status gizi anak, serta ditemukan beberapa anak dengan indikasi gizi kurang, gizi baik dan gizi baik (pendek) dan lebih yang kemudian mendapat tindak lanjut. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan keseimbangan gizi anak secara berkelanjutan.