Main Article Content

Abstract

Kecelakaan merupakan salah satu penyebab utama cedera dan kematian di masyarakat, terutama di daerah pedesaan yang belum memiliki sistem tanggap darurat yang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam aktivasi sistem penanggulangan gawat darurat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama pada korban kecelakaan pada Masyarakat Desa Sitoluama Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba. Unsur-unsur yang terlibat Kepala Desa, kader, perangkat desa, Bidan desa, masyarakat, Dosen dan mahasiswa STIKes Arjuna. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi, dan simulasi yang melibatkan kader kesehatan, masyarakat umum, serta tenaga puskesmas setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta dari rata-rata 52% sebelum kegiatan menjadi 89% setelah kegiatan. Masyarakat juga mampu melakukan tindakan awal yang benar terhadap korban kecelakaan seperti menghentikan perdarahan, menjaga jalan napas, dan menghubungi fasilitas kesehatan. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respon cepat terhadap kasus gawat darurat akibat kecelakaan di tingkat desa.

Keywords

kecelakaan pemberdayaan masyarakat penanggulangangawat darurat

Article Details

How to Cite
Manurung, T. ., Siregar, P., & Manurung , L. . (2025). Pemberdayaan Masyarakat dalam Aktivasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu Kecelakaan di Desa Sitoluama. Jurnal Masyarakat Sehat, 1(01), 27 - 33. Retrieved from https://jurnal.stikesarjuna.ac.id/jms/article/view/6