Main Article Content

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang paling banyak digunakan pada infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Tingginya insiden penyakit infeksi mengakibatkan tinggi pula penggunaan obat jenis ini. Penggunaan antibiotik yang tidak baik dan tidak benar sebagai akibat dari ketidaktahuan masyarakat terhadap antibiotik dapat menyebabkan resistensi antibiotik, yang dapat mengakibatkan pada kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat di Desa Dolok Nagodang Kecamatan Uluan terhadap penggunaan antibiotik sebelum dan setelah penyuluhan. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan responden sebanyak 77 orang yang diambil secara purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan tabulasi dalam bentuk nilai skor, dihitung total skor lalu dipersentasekan. Skoring untuk setiap jawaban dari kuesioner diolah berdasarkan Skala Gutman. Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa pengetahuan masyarakat Desa Dolok Nagodang Kecamatan Uluan tentang penggunaan antibiotik sebelum penyuluhan tergolong tingkat pengetahuan kategori cukup dengan (40,25%), setelah dilakukan penyuluahn tingkat pengetahuan menjadi kategori baik dengan persentase (93,50%). Angka persentase tersebut menjelaskan bahwa sebelum penyuluhan masyarakat cukup mengetahui tentang pengetahuan, aturan pakai, indikasi maupun efek samping antibiotic, setelah penyuluhan pengetahuan Masyarakat dikategorikan baik.

Keywords

Antibiotik, Pengetahuan Penyuluhan

Article Details

How to Cite
Kurniasari, H., Ully Widya Rochmatil , U. W. R. ., & Pakpahan, M. P. . (2026). Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Antibiotik Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Di Desa Dolok Nagodang Kecamatan Uluan. Jurnal Masyarakat Sehat, 1(02), 120 - 128. Retrieved from https://jurnal.stikesarjuna.ac.id/jms/article/view/21