Main Article Content

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global dan ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Perubahan gaya hidup seperti pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, serta obesitas menjadi faktor utama meningkatnya kasus diabetes melitus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes melitus dan pencegahannya di Dusun I Pasar Tambunan Desa Lumban Pea Kecamatan Balige Kabupaten Toba. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah dan pembagian leaflet. Kegiatan dilaksanakan tanggal 31 Maret 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari masyarakat, perangkat desa, kader, bidan desa, dosen, dan mahasiswa Akademi Keperawatan HKBP Balige. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan 20 pertanyaan terkait diabetes melitus dan pencegahannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan mayoritas peserta memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 20 orang (66%), sedangkan setelah penyuluhan mayoritas peserta memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 20 orang (66%). Hasil menunjukkan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan dengan p= 0,000 (<0,05). Kegiatan edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai diabetes melitus dan upaya pencegahannya sehingga diharapkan masyarakat menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah terjadinya diabetes melitus

Keywords

diabetes melitus edukasi kesehatan pencegahan pengetahuan masyarakat

Article Details

How to Cite
Manalu, R. M., & Nainggolan, E. . (2026). Edukasi Dibates Melitus dan Pencegahannya didusun I Pasar Tambunan desa Lumban pea Kecamatan Balige Kabupaten Toba. Jurnal Masyarakat Sehat, 1(02), 104 - 111. Retrieved from https://jurnal.stikesarjuna.ac.id/jms/article/view/18