Main Article Content
Abstract
Anak-anak tinggal di Panti Asuhan dengan berbagai alasan seperti mengalami kematian/perceraian orangtua, kemiskinan, keluarga tidak harmonis atau broken home, dan ketidakmampuan orangtua dalam memberikan kasih sayang. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh staf pendidik bersama mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan dan Diploma 3 Kebidanan, Universitas Murni Teguh di Panti Asuhan Anugerah Kasih Abadi dengan topik self-compassion agar dapat bertahan hidup yang dihadiri oleh 46 orang anak berusia 6–18 tahun dan 6 orang pengasuh Anak. Pelaksanaan dimulai dengan registrasi, pembukaan acara, memberikan materi dan sesi tanya jawab, serta penutupan acara. Jenis Kelamin anak: mayoritas Perempuan sebanyak 25 orang (54.3%). Mayoritas anak berusia 11–15 tahun sebanyak 26 orang (56.5%). Mayoritas Lama Tinggal di Panti Asuhan Anugerah Kasih Abadi adalah >2 tahun sebanyak 27 orang (58.7%) dan Mayoritas anak Pernah Jumpa Orang Tua Setelah Tinggal di Panti Asuhan Anugerah Kasih Abadi sebanyak 37 orang (80.4%). Sementara Pengasuh Anak, mayoritas berjenis kelamin Perempuan sebanyak 5 orang (83.3%) dan setengah dari pengasuh anak berusia 30–40 tahun sebanyak 3 orang (50.0%). Materi diberikan melalui power point dan diakhiri dengan sesi tanya jawab. Antusiasme Peserta PKM baik Anak maupun Pengasuh Anak untuk mengikuti kegitan dapat dilihat dari keaktifan di sesi tanya jawab sangatlah baik.